Definisi Die Casting
Die Casting adalah sebuah proses pada industri pembuatan mesin di mana baja cair dicetak/dicor menggunakan tekanan tingkat tinggi ke dalam mold (semacam rongga untuk cetakan). Rongga cetakan yang pada industri mesin dikenal dengan nama Dies tersebut dapat digunakan berulang-ulang. Proses Die-Casting ini merupakan salah metode paling cepat, efisien dan ekonomis dalam proses produksi bermacam komponen mesin.
Die-casting graviti adalah proses yang digunakan pada produksi level medium. proses die-casting saat ini menggunakan teknik tekanan tinggi, bahkan beberapa proses casting menggunakan tekanan 4500 pons per inci persegi. Mesin-mesin die-casting umumnya rata-rata berkemampuan jepit dalam ukuran ton, sebanding dengan tekanan yang dikeluarkan mesin.
Ada dua jenis paling mendasar dari mesin-mesin casting, chamber (ruang) panas dan chamber dingin, meski chamber dingin biasanya digunakan untuk die-casting aluminium dan chamber panas untuk bahan campuran lainnya dengan titik leleh yang tinggi. Faktanya, beberapa bahan campuran tertentu tidak bisa digunakan di mesin-mesin chamber panas. Mesin-mesin ini ditentukan oleh kekuatan jepit yagn digunakan, dari 2,5 kg hingga 25 kg. Salah satu langkah awal proses produksi die-casting adalah menentukan jenis logam campuran yang akan digunakan.
Die Casting Aluminimum
Logam aluminium kini banyak digunakan meski seng, magnesium dan tembaga juga digunakan. Keuntungan paling besar penggunaan bahan aluminium adalah aluminium termasuk logam yang ringan dan merupakan properti yang baik untuk perangkat-perangkat mekanik. Aluminium memiliki stabilitas dimensi untuk bentuk-bentuk produk yang rumit, bahkan untuk produk berbentuk plat yang tipis sekalipus dimensi aluminimum tetap stabil. Aluminium tahan terhadap temperatur tinggi dan mempunyai ketahanan yang baik terhadap korosi. Aluminimum juga mempunyai konduktivitas yang tinggi terhadap panas dan listrik.
The starting point for aluminium die casting is melting the alloy in a separate furnace. This is something of a disadvantage as there is a slower production time due to the need to the extra step required to transfer the metal to the cold chamber.
Nilai Plus Menggunakan Aluminium
This is a versatile process which allows a broad range of shapes and sizes and the parts can have a smooth or textured surface. The castings are durable and are dimensionally stable while maintaining close tolerances, especially when compared to plastic moldings. They also have better electrical properties than plastic molds. One of the main aluminium types used is the LM6 type. This is generally regarded as one of the best materials although LM24 and other grades are also used.
Another benefit of using aluminium is that an additional finish is often not required because of the resistance to corrosion. Where the aluminium is used in areas of high corrosion, for example in coastal areas, often a special marine primer paint will be added.
The cost of materials is an important design consideration. While some metals may be more expensive than others, this cost may be offset by the fact that thinner walls can be used with stronger metals and thus less raw material is required.
Proses Finishing
The aluminium die casting will go through a finishing process called anodising. This uses the natural oxide coating which occurs on the aluminium. This is a thin layer which protects the metal underneath. This layer can become grey after time and this may or may not be desirable. Anodising has the effect of thickening this layer to give a hard transparent coating. This enhances the corrosion resistance of the metal. Anodising can also be used to deliver different colour finishes.
Sinead Murphy is the author of this article on aluminium die casting. See http://www.alu-casting.com/machinery-manufacturer-oem/ for more details on aluminium metal casting products in Ireland.
DIterjemahkan dari: http://EzineArticles.com/?expert=Sinead_Murphy – sumber asli artikel: http://EzineArticles.com/6591701











